Tampilkan postingan dengan label JEMBER. Tampilkan semua postingan

MUARA MANGROVE GETEM, WISATA BAHARI EDUKATIF


Muara Mangrove Getem merupakan salah satu destinasi wisata bahari edukatif yang terletak di Dusun Getem, Desa Mojomulyo, Kecamatan Puger, Kabupaten Jember. 

Muara Getem sebenarnya adalah sebuah sungai yang mengaliri dua kecamatan, yaitu Kecamatan Puger dan Gumukmas, Kabupaten Jember Propinsi Jawa Timur. Bagian timur sungai ini terletak Desa Mojomulyo Kecamatan Puger dan bagian barat terletak Dusun Kalimalang yang merupakan bagian dari Kecamatan Gumukmas. Kondisi muara Sungai Getem berbentuk teluk, berbatu, berpasir, serta mengandung terumbu di bawah air.
    

Ekowisata Mangrove Getem ini terdiri dari rawa alami sekitar 2 hektar Destinasi wisata yang ditawarkan di Muara Mangrove Getem ini meliputi Tubing Mangrove, river tubing, hommomacking, dan Gembok Cinta.
Muara Getem ini merupkan spot yang bagus untuk memancing. Alam Getem juga menyuguhkan sunrise dan sunset khas pantai selatan, saat malam wisatawan yang melakukan camp akan disuguhi milky way indah di langit Getem. Bagi wisatawan yang hobi photography tentu akan dipuaskan dengan keindahan panorama alami di sekitar Muara Getem.

                                                                                 

AIR TERJUN WATU ONDO DI TAMAN NASIONAL MERU BETIRI


Air terjun Watu Ondo terletak didalam kawasan Taman Nasional Meru Betiri, tepatnya di desa Curah Nongko, Kecamatan Tempurejo, Kabupaten Jember. Rute yang ditempuh dari kota jember -> mangli -> jenggawah -> ambulu -> Tempurejo. Jika dari perempatan pusat ambulu, kemudian menuju ke arah timur, sampai ke perkebunan kota blater. Setelah sampai di parkiran masih harus berjalan kaki untuk mencapai air terjun watu ondo. Waktu yang ditempuh dari kota -> perkebunan kota blater yaitu selama 45 – 60 menit. Jalan kaki dari parkiran sampai air terjun watu ondo kira-kira selama 30 – 45 menit.


Gambar 1. Memasuki Kawasan Kota Blater
Jalur menuju air terjun Watu Ondo melewati perkebunan karet terleboh dahulu. Kemudian harus melewati padang rumput yang luas dan hijau dan semak belukar yang menawarkan keindahan tersendiri.

Gambar 2. Padang rumput dan semak belukar
Keindahan yang disuguhkan selama perjalan menuju watu ondo adalah sungai-sungai yang jernih yang tidak terlalu dalam sehingga dapat dilewati dengan mudah, tetapi juga harus hati-hati karena jalan juga licin.

Gambar 3. Sungai selama perjalanan menuju Air Terjun Watu Ondo
Sebelum sampai di Air Terjun Watu Ondo terlebih dahulu harus melewati Air Terjun Mejo, karena bentuknya yang sepeti meja, disini tidak kalah indahnya degan air terjun Watu Ondo.

Gambar 4. Air Terjun Mejo dan Air Terjun Gedhek
            Setelah melewati jalur –jalur diatas barulah sampai di Air Terjun Watu Ondo. Air Terjun Watu Ondo memiliki pesona tersendiri, karena letaknya berada didalam hutan, jadi suasana yang disuguhkan terasa sangat menyejukkan, dengan air yang sangat jernih, sehingga membuat siapapun yag mengunjungi ingin bermain, berenang dan bersenang-senang didalamnya.

Gambar 5. Air Terjun Watu Ondo

Keistimewaan  yang di rasakan pada saat di Air terjun Watu Ondo :
—  Merasakan suasana yang tenang khas hutan
—  Pemandangan sekitar yang indah
—  Suara air terjun dan aliran sungai yang menyegarkan
—  Dengan menuju ke watu ondo kita dapat merasakan susahnya dan istimewanya tracking hutan

PESONA AIR TERJUN DAMAR WULAN



  Air terjun Damar wulan merupakan salah satu air terjun yang berada di Desa Sumbersalak. Masyarakat sekitar sudah mengetahui keberadaan air terjun , namun baru-baru ini mulai dikenal oleh masyarakat diluar daerah sehingga dikelola oleh masyarakat desa untuk dijadikan tempat wisata. Air terjun Damar wulan terletak di Desa Sumbersalak Kecamatan Ledokombo Kabupaten Jember. Perjalanan dari jember dapat ditempuh selama 45 menit, dengan jarak 27 Km, dapat ditempuh dengan menggunakan sepeda motor dan mobil.




Untuk menuju ke Air terjun ini jika dari kampus Unej langsung  menuju mayang sampai pertigaan pom kemudian belok kiri lurus hingga ada pertigaan Gambiran kemudian belok kanan, lurus sampai menemui pertigaan belok kiri, lurus hingga memasuki desa Sumbersalak. Kemudian kita dapat menitipkan kendaraan kita di tempat parkir dengan biaya Rp 3000,00. Untuk mencapai Air terjun kita dapat melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki selama 5 menit hingga mencapai lokasi.

Air terjun ini memiliki pemandangan indah di sekitarnya karena dikelilingi oleh persawahan. Selain itu juga terdapat air terjun lain yang jaraknya berdekatan dengan Air terjun Damar wulan, seperti Air terjun Anjasmoro dan Damar wulan II.

                                                    

                                                  Air terjun Damar wulan II




Air terjun Anjasmoro


PANTAI TANJUNG PAPUMA JEMBER

PANTAI TANJUNG PAPUMA JEMBER

          
Pantai Tanjung Papuma terletak di Desa Lojejer Kecamatan Wuluhan Kabupaten  Jember. Pantai ini sekitar 37 km dari pusat kota Jember. Akses jalan menuju pantai ini sudah bagus karena sepanjang  jalan telah diperkeras dengan aspal meskipun terdapat sedikit jalan yang telah rusak, kita dapat mengendarai mobil atau motor. Selain wisata pantai yang tersambung oleh pantai selatan jawa timur di Tanjung Papuma terdapat juga bukit dan hutan seluas kurang lebih 50 ha. Sepanjang  jalan menuju Pantai Tanjung Papuma kita disuguhi pemandangan indah yang dapat menyejukkan mata dan menghilangkan rasa penat.
            Terdapat beberapa fasilitas yang dapat kita nikmati seperti cafe, warung-warung yang menjual makanan khas laut, penginapan, dan tempat peribadatan. Pada Pantai Tanjung Papuma terdapat beberapa batu diantaranya Dhampar Kencana, Genteng/Kura-Kura, Kodok, Kresna, Narada, dan Kajang. Ada juga yang menyebutnya Batara Guru, Kresna, Narada, Nusa Barong, dan Kajang. Namun ada sebuah batu karang yang tak memiliki nama sendiri. Batu karang ini dihindari oleh warga setempat. Tak ada yang berani mengunjunginya karena konon karang tersebut dihuni sekawanan ular berbisa.









 

                   BATU KAJANG
               BATU TENGAN LAUT


 BATU KODOK








          BATU  DHAMPAR KENCANA
By: Nadia Sabrina

TANCAK TULIS TANGGUL



 TANCAK TULIS TANGGUL

 

Indonesia merupakan salah satu Negara dengan keanekaragaman hayati terbesar di dunia. Dengan itu Indonesia memiliki objek ekowisata yang berlimpah mulai dari keindahan bawah laut sampai pegunungan. Salah satu objek ekowisata di Indonesia adalah Tancak Tulis. Tancak Tulis merupakan salah satu air terjun di Indonesia dari sekian banyak yang terletak di kecamatan Tanggul, Kab. Jember, Provinsi Jawa Timur. Lebih tepatnya lagi objek ekowisata ini berada dalam kawasan Perkebunan  Nusantara XII kebun Zeelandia, Tanggul. Untuk menuju Tancak Tulis membutuhkan waktu tempuh sekitar 1 jam menuju afdeling Petung Tulis dari Ibukota Kecamatan Tanggul. Dan 20 menit dari afdeling Petung Tulis menuju Tancak Tulis tersebut. Jalan menuju ke Tancak Tulis kurang bersahabat untuk para traveler karena jalan yang dilewati merupakan jalan perkebunan yang khas dengan makadamnya.
Objek wisata Tancak Tulis merupakan salah satu objek wisata yang baru terekspose oleh masyarakat luas. Sehingga masih kurangnya sarana prasarana yang ada disana seperti tempat sampah. Dengan banyaknya pengunjung yang datang ke Tancak Tulis membawa dampak negative yang melekat di masyarakat Indonesia yaitu kurangnya kesadaran akan kebersihan alam dengan membuang sampah sembarangan. Sehingga Tancak Tulis pada waktu saat ini terlihat kotor dengan banyaknya sampah yang berserakan. Diharapkan untuk kedepannya para treveler akan lebih sadar dengan kebersihan alam sekitar dengan tidak membuang sampah sembarangan dengan slogan “Jangan meninggalkan sesuatu, kecuali jejak”. Sehingga dengan slogan tersebut para traveler tidak akan membuang sampah sembarangan untuk menjaga keasrian, kealamian dan keindahan objek wisata agar bisa dinikmati sampai generasi penerus selanjutnya.















By: Nugroho Dwi Prasojo