Tampilkan postingan dengan label BANYUWANGI. Tampilkan semua postingan

PESONA KEINDAHAN KAWAH IJEN

Kawah Ijen merupakan objek wisata yang telah dikenal luas oleh para wisatawan domestik dan asing karena keindahan alamnya. Kawasan Wisata Kawah Ijen masuk dalam wilayah Cagar Alam Taman Wisata Ijen dengan luas 2.560 hektare, termasuk hutan wisata seluas 92 hektare. Kawah Ijen ini terletak di puncak Gunung Ijen di wilayah Kecamatan Licin, Kabupaten Banyuwangi dan Kecamatan Klobang, Kabupaten Bondowoso. Gunung Ijen merupakan gunung berapi aktif yang memiliki ketinggian 2.443 mdpl diatas permukaan laut yang terletak berdampingan dengan Gunung Raung dan Gunung Merapi.

AKSES MENUJU KAWAH IJEN
Dapat ditempuh melalui dua jalur, yaitu Kabupaten Banyuwangi dan Kabupaten Bondowoso, Kedua jalur tersebut akan bertemu di Paltuding yang merupakan pintu masuk menuju ke lokasi Kawah Ijen. Paltuding, yang merupakan pos PHPA (Perlindungan Hutan dan Pelestarian Alam) Paltuding memiliki area yang luas dan dilengkapi fasilitas yang cukup memadai. Terdapat tempat parkir bagi pengunjung yang membawa kendaraan, baik roda dua maupun roda empat. Fasilitas umum seperti kamar mandi, toilet dan mushola sudah tersedia. Beberapa warung makan juga banyak terdapat di Paltuding.

AKSES MENUJU PUNCAK IJEN
Perjalanan menuju Kawah Ijen dimulai dari Paltuding, Dari Paltuding ke Kawah Ijen jaraknya 3 KM, yang hanya bisa ditempuh dengan berjalan kaki. Jalur pendakian menuju Kawah Ijen berupa tanah berpasir, batu halus dengan sudut kemiringan bervariasi antara 10 sampai 35 derajat.
Jalur pendakian

                            Pemandangan kawah ijen 
Kawah ini merupakan danau yang besar berwarna hijau kebiruan dengan kabut dan asap belerang yang sangat memesona.  Selain itu, udara dingin dengan suhu 10 derajat celcius, bahkan bisa mencapai suhu 2 derajat celcius, akan menambah sensasi tersendiri.
Selain itu fenomena alam lain yang terdapat di kawah Ijen yang tidak boleh dilewatkan adalah Blue Fire atau Api Biru, yang muncul di tengah-tengah penambangan sulphur, dan  hanya bisa dilihat pada dini hari hingga menjelang pagi hari sekitar pukul 05.00 WIB.
 

Blue fire dari dekat
 Blue fire dari jauh 
Fenomena blue fire ini hanya ada dua di dunia, selain di Ijen hanya ada di Islandia. Maka tak heran keberadaan si api biru ini begitu sangat diburu para wisatawan, khususnya turis asing.
Selain itu, para penambang juga memanfaatkan sedikit kreativitas mereka dengan membuat cendera mata dari belerang yang dicetak dalam aneka bentuk yang unik, seperti kura-kura, kepiting, boneka hello kitty dan sebagainya. 
                                                                       

                                                   Cinderamata dari belerang
Dikawasan wisata kawah ijen masih terdapat kekurangan dan kelebihan, diantaranya adalah :
kelebihan
1.   Akses jalan yang yang sudah memadai
2.   Tersedianya fasilitas penginapan, tempat makan, musolla, warung, tempat parkir toilet dll
3.   Terdapat tempat camping ground
4.   Sepanjang akses pendakian sudah tersedia tempat sampah
Sedangkan untuk Kekurangannya adalah :
1. Tidak adanya fasilitas kesehatan
2. Kurangnya keamanan kendaran pengunjung
3. Kurangnya kesadaran pengunjung dalam hal kebersih

Pantai Blibis, Salah Satu Eksotisme di Bumi Blambangan

Pantai Blibis merupakan pantai yang terletak bersebelahan dengan pantai Pacemengan dan pantai Blimbingsari. Pantai ini terletak di dusun Patemon Kecamatan Rogojampi kabupaten Banyuwangi. Keindahan pantai Blibis dapat dilihat saat adanya pasang surut air laut,yang dapat dilihat dari perahu nelayan yang bersandar di pinggir pantai. Selain itu suasana yang damai dapat dirasakan disini. View laut yang biru, hamparan sawah,dan banyaknya pohon kelapa serta rerumputan yang rimbun membuat suasana pantai menjadi lebih indah.
                                          Pemandangan sore hari di pantai Blibis
            Untuk masuk ke pantai ini hanya membayar parkir 2000 namun untuk jalan masuk ke arah pantai sdikit agak sulit karena jalannya masih makadam .Uniknya dipantai ini ada pemakaman yang jaraknya sekitar 50 meter dari pantai. Salah satu dusun di desa itu dihuni warga keturunan Bali yang hingga kini tetap mempertahankan budaya Bali , jadi untuk pengunjung dapat berkunjung juga untuk sekedar tahu tentang adat mereka.
Pemandangan Pantai Blibis di Siang hari
 Dengan menikmati semilir angin disiang hari disini juga ada lesehan yang menyediakan ikan bakar dan es degan sambil melihat perahu-perahu nelayan yang bersandar.Ombak pantai yang tenang dapat juga digunakan untuk memancing . Pemandangan yang masih alami dan banyaknya pepohonan  dapat digunakan untuk tempat duduk-duduk sambil bersantai.
Sore hari di pantai Blibis






Rerumputan dipinggir pantai Blibis

Nah penasaran kan dengan keindahan dan kealamian pantai Blibis. Kesana yukk…... 

PESONA PANTAI LAMPON PESANGGARAN KABUPATEN BANYUWANGI


Pantai Lampon terletak disebelah selatan Banyuwangi, secara administrasi masuk di wilayah Kecamatan Pesanggaran. Jaraknya sekitar 35 km dari kota Genteng. Jika posisi dari pasar Pesanggaran ingin pergi ke Pantai Lampon maka langsung saja belok ke selatan sekitar 9 km. Akses jalan ke Pantai Lampon cukup baik dengan jalan yang sudah baik dan pemandangan di sekitar jalan yang menarik.
Lampon adalah kawasan militer. Karena di di sana terdapat markas militer dari TNI. Pantai Lampon yang luas membuat tempat wisata ini diminati banyak wisatawan. Pemandangan yang menawan, laut yang biru membuat Wisatawan ingin berlama-lama di Pantai Lampon. Lampon merupakan pantai yang luas dan memiliki banyak jenis tumbuhan pantai. Pantai yang landai dengan ombak yang halus, serta terdapat ornamen alam dikejauhan berupa batu-batu karang dengan sesekali ombak pecah saat menerjangnya merupakan pemandangan unik tersendiri di wisata alam ini. Di sebelah selatan karang terdapat muara sungai.
Pariwisata Pantai Lampon Pesanggaran memiliki potensi untuk dilakukan pengembangan agar Pantai Lampon dapat dikenal lebih luas oleh seluruh masyarakat. Pantai Lampon memiliki letak geografis yang cukup menguntungkan, dimana letaknya tidak jauh dari pasar Pesanggaran dan jalan untuk ke Pantai Lampon terbilang baik. Pantai Lampon juga memiliki keindahan alam yang menakjubkan.
Pantai Lampon selain sebagai tempat pariwisata juga merupakan salah satu pantai di Banyuwangi Selatan yang mengekspor beberapa jenis ikan seperti ikan tongkol, ikan putihan, dan ikan lemuru. Selain itu, di Lampon juga terdapat tambak lobster yang menjadi salah satu komoditi ekspor dari Lampon.

Nah, pasti penasaran kan dengan pesona Pantai Lampon..........


Mari berkunjung ke Pantai Lampon dan tingkatkan pariwisata daerah !!!!

PANTAI WEDI IRENG BANYUWANGI

PANTAI WEDI IRENG BANYUWANGI

Indonesia merupakan salah satu negara dengan jumlah objek wisata yang sangat melimpah. Objek wisata tersebut dapat kita jumpai dari sabang sampai merauke. Salah satu tempat wisata yang wajib dikunjungi yaitu Pantai Wedi Ireng, Banyuwangi Jawa Timur.


Dasar penamaan pantai Wedi Ireng adalah warna pasirnya. Dalam bahasa Jawa wedi artinya pasir sedangkan ireng artinya hitam. Warna pasir di pantai ini sekilas memang putih bersih. Namun, jika diperhatikan dengan lebih seksama dari dekat, ada campuran warna hitam yang terdapat pada pasir di pantai Wedi Ireng sehingga pantai ini dinamakan pantai Wedi Ireng.


Pantai Wedi Ireng berada di Desa Pancer, Kecamatan Pesanggaran. Dari pusat kota Banyuwangi, jaraknya sekitar 65 km yang bisa ditempuh tiga hingga empat jam perjalanan. Dari Banyuwangi menuju ke kecamatan Jajag dan ikuti petunjuk jalan menuju Pulau Merah. Wilayah Pedotan merupakan pusat keramaian, terakhir dari jalan yang dilewati. Sebelum Pulau Merah ikuti petunjuk jalan menuju Pantai Pancer, yang jaraknya sekitar 3 km dari Pulau Merah. Dari Pancer ada dua jalan menuju Wedi Ireng yang berjarak 2 km di sebelah Barat. Pertama dari tempat pelelangan Ikan Pancer lurus mengikuti jalan sekitar 2 km. Pilihan jalan kedua, parkir kendaraan di sekitar TPI dan dilanjutkan dengan jalan kaki menuju muara sungai. Pilihan ini hanya direkomendasikan untuk penyuka petualangan karena harus menyebrangi muara, naik turun bukit serta melewati hutan. 
Usaha untuk mengembangkan kawasan ini menjadi obyek wisata, diperlukan keterlibatan semua pihak yang berhubungan dengan pengembangan kawasan ini. Keterlibatan Pemerintah Daerah setempat dalam melakukan keja sama dengan pihak-pihak yang berwanang di Kabupaten Banyuwangi serta pihak swasta dalam mengusahakan pengadaan dan pembangunan sarana dan prasarana yang dibutuhkan, ditambah dengan dukungan masyarakat setempat dalam upaya pengembangannya.

Pengembangan wedi ireng dimulai dari:
a.       Fasilitas
Pantai Wedi Ireng ini masih sangat minim fasilitas, penyedia jasa penjualan makanan juga masih sedikit sehingga wisatawan yang datang kesulitan mendapatkan makanan. Oleh sebab itu perlu ada fasilitas yang memadai untuk menunjang pengembangan wisata.
b.      Infrastruktur
Perbaikan infrastruktur jalan diperlukan untuk menunjang pengembangan wisata wedi ireng ini, walaupun sebagian jalan sudah bagus tapi masih ada jalan yang rusak sehingga perlu diperbaiki.
c.       Peningkatan kualitas pantai
Pantai wedi ireng merupakan pantai yang masih bersih, karena belum banyak didatangi oleh wisatawan. Kualitas pantai yang bersih ini harus tetap dijaga dan lebih ditingkatkan lagi supaya banyak wisatawan yang akan datang ke pantai ini.
d.      Penyediaan sarana dan prasarana
mengembangkan wisata pantai wedi ireng maka perlu adanya suatu penyediaan sarana dan prasarana yang dapat memudahkan para wisatawan berkunjung ke tempat wisata. Sarana yang dimaksud dapat berupa sarana transportasi yang lebih memadai. Dan prasarana dapat berupa penyediaan tempat istirahat dan lain-lain. 







 By: Yurista Eko Febrianti